Irfad Faiq Abdillah. Diberdayakan oleh Blogger.

Sabtu, 12 November 2011

PENGERTIAN PENELITIAN KUALITATIF DAN KUANTITATIF


Terdapat beberapa istilah pada kedua metode tersebut. Borg and Gall (1989) menyatakan sebagai berikut:
                Many labels have been used to distinguish between traditional research methods and these new methods: positivistic versus interpretive research; quantitative versus qualitative research. The quantitative-qualitative distinction seem most widely used. Both quantitative researchers and qualitative researcher go about inqury in different ways.
                Metode kuantitatif dan kualitatif sering digunakan dengan nama metode yang tradisional, dan metode baru; metode positivistik dan metode postpositivistik; metode scientific dan metode artistik, metode konfirmasi dan temuan; serta kuantitatif dan dan interpretif. Jadi metode kuantitatif sering dinamakan metide tradisional, positifistik, scientific dan metode discovery. Selanjutnya metode kualitatif sering dinamakan sebagai metode baru, postpositivistik; aretistik; dan interpretive research.
                Metode kuantitatif dinamakan metode tradisional, karena metode ini sudah cukup lama digunakan sehingga sudah mentradisi sebagai metode untuk penelitian. Metode ini disebut sebagai metode positifistik karena berlandaskan pada filsafat positifisme. Metode ini juga sebagai metode scientific/ilmiah karena telah memenuhi kaedah ilmiah yaitu kongkrit, obyrktif, terstruktur, rasional, dan sistematis. Metode ini dapat ditemukan dan dikembangkan berbagai iptek baru. Metode ini disebut metode kuantitatif karena data penelitian berupa angka-angka dan analisis menggunakan statistik.
                Metode penelitian kualitatif dinamakan sebagai metode baru, karena populasitasnya belum lama, dinamakan metode postpositifistik karena berlandaskan pada filsafat postpositifisme. Metode ini disebut juga sebagai metode artistik, karena proses penelitian lebih bersifat seni (kurang terpola), dan disebut metode interpretif karena data hasil penelitian lebih berkenenaan dengan interprestasi terhadap data yang ditemukan dilapangan. Untuk selanjutnya dalam buku ini kedua metode itu disebut mitode kualitatif dan kuantitatif.
                Metode penelitian kualitatif sering disebut metode penelitan naturalistik karena penelitianya dilakukan pada kondisi yang alamiah (natural setting); disebut juga sebagai metode etnographi, karena pada awalnya metode ini lebih banya digunakan untuk penelitian bidang antropologi budaya; disebut sebagai metode kualitatif, karen data yang terkumpul dan analisisnya lebih bersifat kualitatif.

0 komentar:

Poskan Komentar